4 July 2010
.
.
.
10 November 2010
Sudah empat bulan berselang.
One question : Ikhlaskah diriku?
Pertanyaan yang sesungguhnya bisa kujawab dengan mudah tapi sulit ternyata untuk kuakui. Sulit memang. Ikhlas tak semudah mengucapkannya...ikhlas tak semudah menggoreskannya dalam deretan huruf...
Ikhlas itu perlu waktu. Waktu yang tak sebentar kukira. Tergantung dari diri kita sendiri. Termasuk diriku, yang sampai saat ini bahkan tak tahu jawaban dari pertanyaan yang kuajukan sendiri.
Kenangan pahit itu belum juga lenyap. Masih kuingat dengan jelas. Aku tahu itu. Itu pula yang membuatku merasa menyesal. Merasa bodoh. Merasa totol. Merasa...ahhh~ seandainya waktu bisa terulang kembali. Aku ingin memperbaiki hari itu.
Aku berusaha menutupinya. Ya. Aku seolah bersikap rela. Bersikap biasa saja didepan mereka, seolah-olah hal yang sudah lalu itu bukan apa-apa bagiku.
Aku tertawa. Kadang menertawakan mereka yang mempunyai nasib sama sepertiku. Seolah-olah apa yang mereka alami belum seberapa dibanding diriku. Kenyataannya, hatiku sakit. Ingatanku melayang kembali flashback di hari itu.
Aku benci mengingatnya. Aku benci mengenangnya. Aku benci hari itu.
Aku memang tertawa, tersenyum. Tapi itu kulakukan agar mereka tak khawatir padaku. Aku merasa mereka khawatir sejak aku kehilangan 'semuanya'. Sekaligus. Padahal sesungguhnya akulah yang bersalah. Akibat kebodohan dan kelalaianku.
Disatu sisi aku sudah bisa menerima semua itu. Menerima apa yang terjadi sebagi cobaan dari-Nya. Tapi disisi lain aku merasa kehilangan, sedih, dan kecewa. Mungkin...aku memang belum ikhlas~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar